Cari Blog Ini

Memuat...

Pencarian dengan Google

Custom Search

02 Maret 2013

PASKAH


Peristiwa Paskah sesungguhnya membuktikan kepada kita bahwa hidup ini bukan hanya soal menang atau kalah. Bukan hanya soal berhasil atau gagal. Tetapi intinya adalah perjuangan dan tekad kita melalui segala rintangan dan tantangan, walau kita sadar bahwa kita mungkin takkan mampu melaluinya. Pun tanpa mengurbankan orang lain langsung atau tidak. Hingga akhir. Hingga tuntas. Memang, hidup ini adalah sebuah perjuangan yang belum tentu kita menangkan, tetapi toh kita tidak dapat dikalahkan selama kita mampu untuk tetap tabah dan pantang menyerah menghadapinya.

Peristiwa Paskah juga selayaknya mengajarkan kepada kita bahwa kita tidak seharusnya mengejar tujuan pada keberhasilan tetapi lebih dari itu, menjalani dengan berkarya. Dengan bekerja saat demi saat. Siapa pun yang mematok hidupnya pada tujuan kemenangan, pada akhirnya tak mampu menikmati hidupnya sendiri. Tak mampu untuk bersyukur pada apa yang dimilikinya sekarang. Dengan menjalani hidup saat demi saat, kita mungkin merasa kecewa, dikhianati dan ditinggalkan bahkan oleh Tuhan, tetapi itu bukanlah sebuah jalan putus asa walau pun kita sering harus melaluinya, melainkan sebuah proses menuju kebangkitan jiwa. Menuju kemuliaan Tuhan.

Peristiwa Paskah pada akhirnya mengajar kita untuk tetap tabah menerima segala tantangan dan cobaan yang sedang kita hadapi. Untuk tetap menjalani hidup kita apa adanya. Untuk bersyukur pada segala yang kita alami sebagaimana pahit pun adanya. Kegagalan belum tentu berujung pada kematian. Kekalahan belum tentu merupakan sebuah kegelapan. Bahkan kehancuran masih tetap memiliki berkas cahaya di ujungnya. Maka siapa pun yang sedang merasa putus asa dalam hidup ini, belajarlah untuk bekerja. Belajar untuk memahami. Belajarlah untuk mencintai. Belajarlah pada Kristus yang telah mengurbankan segala-galanya. Demi kebangkitan mulia. Demi Paskah yang akan kita rayakan. Selamat Paskah!

Tonny Sutedja
Poskan Komentar