Kalau memang mau akan datang
Kuingin ia datang di musim hujan
Kala gerimis jatuh merintik
Karena kusuka harum tanah basah
Kalau memang maut akan datang
Biar ia datang tanpa kata
Bersua hening di bumi diam
Yang kini hilang dahaga
Kalau memang maut akan datang
Tak usah sesali segala alpa
Asal tanah balik ke tanah
Akan kupeluk ia sekali
Kalau memang maut akan datang
Takkan balik aku kepadamu
Tetapi kunanti kau di rumah Bapa
Karena banyaklah tempat tersedia
A. Tonny Sutedja
Vita Brevis. Hidup itu singkat. Maka jangan pernah berputus harap. Dum Spiro, Spero. Selama aku bernafas, aku berpengharapan. Tetaplah berjuang!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
WAKTU
Sering, saat malam kelam, aku menatap puluhan, ratusan bahkan ribuan bintang yang kelap-kelip di langit di atas kepalaku. Panorama yang ha...
-
Maka tibalah saat akhir itu Kau datang dan aku pergi Taburkan kembangmu di bumi bisu Lantas pahami makna diri Suka dan duka berjarak tipis...
-
Pagi menjelang siang. Bus yang kutumpangi melaju di tengah lembah yang sepi. Pepohonan berlarian di sepanjang jalan. Debu berterbangan di b...
-
Kita tahu bahwa kita ini hanya setitik debu di lautan sejarah yang tak terbatas Kita tahu bahwa rasa sering tak bisa kita sampaikan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar